Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPendidikan

Siswa Belajar di Bawah Terpal, Masyarakat: Harus ada Perhatian Khusus

71
×

Siswa Belajar di Bawah Terpal, Masyarakat: Harus ada Perhatian Khusus

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB (25/07/2026) – Viralnya kondisi kegiatan belajar mengajar di SD 001 Filial Kampung Birang yang berlangsung di bawah penutup terpal mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau.

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, menegaskan bahwa sekolah tersebut berstatus filial, yakni unit layanan pendidikan yang dibentuk untuk menjangkau anak-anak di wilayah dengan keterbatasan akses, bukan sekolah induk.

banner 325x300

“Ini sekolah filial, bukan sekolah yang berstatus utama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini pembangunan gedung permanen belum dapat direalisasikan lantaran status lahan yang masih belum memiliki kepastian hukum.

Menurutnya, persoalan tersebut telah beberapa kali dibahas bersama masyarakat dan pemerintah setempat guna mencari solusi terbaik.

“Kendala utamanya adalah status lahan. Kami sudah beberapa kali berdiskusi dengan masyarakat dan pemerintah setempat,” katanya.

Sementara itu menurut masyarakat sekitar, sekolah filial ini harus diberikan perhatian lebih, seperti ruang belajar yang layak, mengingat8 pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun generasi penerus bangsa.

Lebih lanjut, sekitar 50 siswa masih menjalani proses belajar di lokasi tersebut dengan fasilitas seadanya. Sebagai langkah sementara, Disdik Berau berencana memindahkan seluruh siswa ke sekolah induk di Kampung Birang agar dapat belajar di lingkungan yang lebih layak.

“Kita usahakan akan merelokasi para siswa/I ini ke ruang belajar yang lebih baik,”terang Kadis Pendidikan.

Untuk mendukung rencana pemindahan tersebut, Disdik akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Berau terkait transportasi bagi para siswa.

“Kami mengupayakan adanya kendaraan antar jemput bagi mereka,”bebernya

Selain itu, Disdik juga menyiapkan skema pembelajaran yang fleksibel selama masa transisi, baik melalui tatap muka maupun pembelajaran dari rumah jika diperlukan.

Mardiatul menambahkan, masyarakat sebelumnya sempat mengusulkan pembangunan ruang belajar secara swadaya. Namun, secara kelembagaan Disdik belum dapat merealisasikan pembangunan sebelum status lahan dinyatakan jelas.

BACA JUGA:  Libur Sekolah, Pemkab Berau Promosikan Maratua Music Festival 2026

“Kalau lahannya sudah jelas, kami berkomitmen segera mengusulkan dan membangun fasilitas sekolah yang layak,” pungkasnya.–(*)