Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialBerauBeritaKesehatan

Gelar Sosialisasi Karhutla, TNI Tekankan Reaksi Cepat dan Pemetaan Wilayah Potensi

54
×

Gelar Sosialisasi Karhutla, TNI Tekankan Reaksi Cepat dan Pemetaan Wilayah Potensi

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: false; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 38;

ARAHNUSANTARA, BERAU (01/09/2026) – Dalam upaya pencegahan Karhutla yang sedang terjadi di hampir seluruh daerah di Pulau Kalimantan, TNI melalui Arahan Strategis dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, langsung melakukan kunjungan ke setiap daerah terdampak.

Melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Menempatkan TNI sebagai salah satu unsur utama dalam komando satgas penanganan darurat bencana nasional.

banner 325x300

Untuk itu Kolonel Laode Iwan Halim bersama sejumblah tim dari Mabes TNI, melakukan kunjungan ke kabupaten Berau pada Senin (31/08/2026)dalam rangka menggelar sosialisasi terkait pencegahan Karhutla sehari setelahnya.

Bertempat di Aula Paraduta Kodim 0902 berlangsung acara sosialisasi ini, dan diikuti oleh unsur Forkopimda, Wakil Bupati Berau, Dandim, Kapolres, BPBD, Disdamkarmat, BMKG, Sampai tim relawan dari masyarakat.

Secara singkat Kolonel Laode menerangkan terkait upaya pencegahan, sebab/akibat, hingga kesiagaan seluruh personil yang terlibat dalam upaya pemadaman Karhutla. Penekanan juga disampaikan untuk selalu berkoordinasi antar satuan tugas dalam melakukan antisipasi di area potensi api.

“Pencegahan Hulu ke hilir Karhutla sangat penting, maka perlunya. Pemetaan lokasi potensi, dengan melihat Arah angin dan unsur alam lainnya,”ujar kolonel Laode.

Edukasi terhadap Pembukaan Lahan Tampa Bakar (PLTB) harus di lakukan semua pihak. Karena secara faktor, kesalahan fatal manusia di kondisi seperti ini, baik sekelompok orang atau perorangan pelakukan pembakaran hutan dengan sengaja.

Kolonel ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di tengah penukiman untuk saling mengingatkan agar tidak membakar sampah sembarangan, menurutnya di keadaan kering seperti ini api yang ditimbulkan akibat pembakaran akan sangat berbahaya hingga membuat kobaran api lebih besar dan berpotensi melahap bangunan.

“Jika tetangga tersebut tetap melakukan pembakaran setelah di tegur, silahkan adukan ke pihak RT/RW setempat.”tegasnya.

BACA JUGA:  Perumda Batiwakkal Berau Borong Penghargaan, Tegaskan Komitmen ESG

Di sesi akhir kegiatan, tidak lupa penyerahan simbolis bantuan langsung berupa sembako kepada masyarakat, ini adalah bentuk perhatian Satgas terhadap warga yang terdampak langsung Kathutla di Kabupaten Berau.–(*F)