ARAHNUSANTARA, LOMBOK (16/07/2026) – Lembaga Amil Zakat (LAZ) DPU Kalimantan Timur (Kaltim) menorehkan prestasi dengan meraih Juara II dalam ajang Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (Fesyar KTI) 2026. Penghargaan tersebut diraih pada kategori Program Unggulan Pemberdayaan Ekonomi ZISWAF untuk skema zakat produktif.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat ini berlangsung pada Sabtu (11/7/2026) di Hotel Lombok Raya, Ruang Gili Air. Dalam kompetisi tersebut, LAZ DPU Kaltim berhasil menyisihkan 18 peserta lain dari total 21 BAZNAS/LAZ se-Kawasan Timur Indonesia.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara I diraih oleh BAZNAS Kalimantan Selatan melalui program Lumbung Pangan, disusul LAZ DPU Kaltim di posisi kedua dengan program Bina Usaha Produktif. Sementara itu, Juara III diraih oleh Dompet Dhuafa Perwakilan Maluku dengan program Pemberdayaan Kampung Ternak.
Direktur DPU Kaltim, Sumadi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen lembaganya dalam mengelola zakat secara produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
“Pengakuan sebagai Juara II zakat produktif ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menguatkan ekosistem zakat yang mendukung pemberdayaan produktif. Harapannya dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, pengentasan kemiskinan, serta memperkuat perlindungan sosial,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, mulai dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Timur, mitra, donatur, hingga para mustahik yang menjadi bagian penting dari keberhasilan program tersebut.
Dalam ajang ini, penilaian dilakukan secara ketat oleh dewan juri yang terdiri dari para pakar di bidang zakat dan ekonomi syariah, yakni Muhibuddin (Kasubdit Kelembagaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI), Siti Rochmawati (Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia), M. Zaenal Hasbi, Ph.D (Direktur Puskas BAZNAS RI), serta Prof. Irfan Syauqi Beik (akademisi IPB dan peneliti zakat produktif).
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi pemacu bagi LAZ DPU Kaltim untuk terus menghadirkan inovasi program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang berdampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. –(*)
















