ARAHNUSANTARA, BERAU (17/07/2026) – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat kampung melalui kegiatan Penguatan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) tahun 2026. Program ini diharapkan mampu menciptakan pelaku usaha desa yang lebih profesional dan berdaya saing.
Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, M. Said, menyampaikan bahwa BUMK memiliki peran strategis sebagai instrumen penggerak ekonomi kampung.
Menurutnya, pengelolaan BUMK yang profesional dan berbasis program jangka panjang akan membuka peluang usaha baru sekaligus meminimalkan risiko.
“BUMK ini penting dalam membangun ekonomi desa. Jika dikelola secara profesional dan terstruktur, maka akan menciptakan peluang usaha serta mengurangi risiko,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, BUMK diharapkan mampu mengakomodasi berbagai komoditas lokal unggulan sehingga menjadi lumbung usaha bagi masyarakat kampung. Salah satu contoh potensi yang dapat dikembangkan adalah produksi terasi udang di Kampung Tumbit Dayak.
“Contohnya di kampung-kampung, seperti di Tabalar Muara, ada produksi terasi udang. Jika BUMK bisa masuk melalui investasi dan peningkatan kualitas produk, tentu nilai jualnya akan lebih menjanjikan,” jelasnya.
Kegiatan penguatan ini juga melibatkan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB), yang diharapkan dapat memberikan pendampingan dan arahan kepada pelaku usaha kampung. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kualitas produksi, manajemen usaha, hingga profesionalitas kerja.
Melalui sinergi tersebut, Pemkab Berau optimistis BUMK dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat kampung.–(*F)
















