Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaKesehatanPemerintahan

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Minta Bereskan Sampah

54
×

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Minta Bereskan Sampah

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: true; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 32768;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 39;

ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB (06/08/2026) – Dalam upaya pemerintah Kabupaten Berau dengan menjaga lingkungan di wilayahnya, diadakan kegiatan resmi yaitu Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Mercure.

Acara tersebut sekaligus menjadi kegiatan nasional untuk mengingatkan bahwa pentingnya menjaga lingkungan dan berperan aktif di masyarakat.

banner 325x300

Dalam sambutannya Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan pentingnya kesadaran akan sampah, baik organik maupun non organik yang terbuang. Menurutnya hal tersebut dapat mencemari lingkungan secara masif jika tidak ditangani.

Menurutnya, sampah yang ada bisa menjadi dua mata pisau. Disatusisi dapat menciptakan lingkungan kumuh, adapun sebagai manfaat yang bisa menjadi pundi pundi.

“Yang penting pemanfaatan sampah dilakukan secara baik, banyak opsi kreatifitas yang bisa diolah untuk mendapatkan uang,”ujarnya.

Selain itu peran dalam menciptakan daerah yang bersih harus diambil oleh seluruh lapisan masyarakat, sosialisasi bisa dilakukan mulai dari lingkungan kecil disekitar.

Lebih lanjut. Bupati Berau ini meminta untuk para perusahaan berperan aktif dalam penanganan sampah, terutama pada wilayah–wilayah terindikasi kumuh. Seperti menyediakan amroll serta bak sampah.

“Silahkan Perusahaan Berkoordinasi ke Dinas Lingkungan Hidup dalam penanganan sampah ini, segera,”tegasnya.

Sehingga Bupati berharap, tidak nyata dalam persoalan sampah ini harus di terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dan penekanan ini juga tak lepas dari seluruh pihak, baik Perusahaan, OPD terkait serta masyarakat.

“Ini peran semua pihak, masyarakat, perusahaan, dinas terkait. Kalau kita tidak bertindak, siapa yang akan menjaga Bumi Batiwakkal ini,” tandasnya–(*F) .

BACA JUGA:  Kabel Jaringan Putus, Gangguan Sinyal di Daerah Wisata Masih Terjadi, Tapi...