Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaNasionalPeristiwa

Tambah Armada, Disdamkarmat Harap Kementerian Prioritaskan Penanganan Karhutla Daerah

52
×

Tambah Armada, Disdamkarmat Harap Kementerian Prioritaskan Penanganan Karhutla Daerah

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: true; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 36;

ARAHNUSANTARA, BERAU (15/10/2026) – Melihat intensitas Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau masih ada beberapa titik api. Menurut informasi terbaru ada beberapa titik api terjadi mulai dari kecamatan tabalar sampai arah Biduk-biduk, untuk itu anggota Damkar dan satuan menanganan Karhutla masih di siagakan pada wilayah tersebut guna Mengatisipasi kebakaran yang merambat.

Demi memaksimalkan tindakan pemadaman di lapangan, Disdamkarmat Kabupaten Berau membutuhkan armada baru dalam melakukan tindakan cepat apabila terjadi Karhutla susulan.

banner 325x300

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disdamkarmat Berau Rahmadi Pasarakan. Saat di temui awak media beberapa waktu lalu.

Melalui Kementrian Dalam Negri (Kemendagri) bagian administrasi Wilayah (Adwil) sudah berkoordinasi untuk meminta penambahan Water trak dan alat pelindung diri (APD).

Pertemuan langsung yang dilakukan oleh Bupati Berau beberapa waktu lalu sangat berpengaruh dengan respon pihak kemendagri dalam melakukan percepatan bantuan untuk mengatas Karhutla di Berau yang sampai saat ini masih terjadi.

“Berkat ruang diskusi yang dilakukan Bupati terhadap pihak kementrian, maka prioritas bantuan akan dilakukan paling cepat di tahun depan 2027, sebagai upaya mitigasi bencana di daerah,”jelas Rahmadi.

Dengan upaya penambahan jumlah unit pemadam dan alat penanganan bencana ini, maka penanganan karhutla atau bencana alam lainnya, dapat lebih siap secara teknis. Tinggal koordinasi kepada pihak terkait mengenai langkah dalam penanganan sebuah bencana di wilayah kerjanya.

“Alat lengkap kita juga dapat bereaksi dengan cepat dalam menghadapi sebuah bencana. Maka diharapkan hibah dari kementerian ini dapat segera turun,”pungkasnya.–(*F)

BACA JUGA:  Kolaborasi NGO dan Peneliti untuk Pemetaan Ekonomi Terbarukan di Kabupaten Berau, ini Pendapat DPRD