Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauEkonomiKaltimPariwisata

Fasilitas Siap, Minim Peminat Hambat Status Internasional Bandara Kalimarau

53
×

Fasilitas Siap, Minim Peminat Hambat Status Internasional Bandara Kalimarau

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: true; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 30;

ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB (30/07/2026) – Rencana peningkatan status Bandar Udara Kalimarau menjadi bandara internasional hingga kini belum terealisasi. Meski fasilitas dan infrastruktur dinilai telah memenuhi standar, minimnya permintaan dari masyarakat menjadi kendala utama.

Kepala Kantor BLU Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, menyebutkan bahwa secara teknis, bandara tersebut sebenarnya telah dirancang dengan konsep internasional.

banner 325x300

“Desain terminal Bandara Kalimarau sudah mengakomodasi standar internasional, termasuk area kedatangan luar negeri yang representatif,” ujarnya.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada pengajuan resmi untuk peningkatan status tersebut. Hal ini dipengaruhi oleh belum adanya kebutuhan riil dari masyarakat pengguna jasa penerbangan.

Menurut Patah, perubahan kebijakan di era pemerintahan saat ini memang lebih fleksibel dibanding sebelumnya. Jika dahulu penetapan bandara internasional dibatasi kuota, kini kebijakan bersifat dinamis dengan evaluasi berkala, umumnya setiap dua tahun.

Meski peluang terbuka, pihak bandara menilai peningkatan status tanpa dukungan jumlah penumpang yang memadai justru berpotensi menimbulkan beban operasional.

“Kalau dijadikan internasional tapi tidak ada penumpang, tentu akan sia-sia. Biaya perawatan fasilitas internasional cukup besar, sehingga harus diimbangi dengan arus penumpang yang konsisten,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak bandara pada prinsipnya siap mendukung jika terdapat kebutuhan nyata dari masyarakat maupun pemerintah daerah terkait penerbangan internasional.

“Kalau ada permintaan dari pemerintah daerah atau masyarakat untuk membuka rute luar negeri, kami siap melayani. Dari sisi fasilitas dan koordinasi dengan stakeholder, kami sudah siap,” tegasnya.

Sebagai informasi, sejumlah bandara lain di Indonesia seperti Samarinda, Tarakan, Palu, dan Kendari juga masih dalam tahap pengusulan untuk peningkatan status menjadi bandara internasional.(*F)

BACA JUGA:  PKS Berau Mulai Bangun Markas Dakwah, Target Rampung 2027