ARAHNUSANTARA, BERAU – DPRD Kabupaten Berau menyampaikan dukungan terhadap program edukasi dan pemberian manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat kampung sebagai langkah nyata memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja di tingkat desa.
Program yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan bersama pemerintah daerah tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat kampung mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus memastikan kelompok pekerja rentan dapat menjadi peserta dan memperoleh perlindungan kerja yang layak.
Kegiatan edukasi menyasar berbagai unsur masyarakat kampung, mulai dari perangkat desa, tenaga pendidik, nelayan, petani hingga pekerja sektor informal yang selama ini memiliki risiko kerja tinggi namun belum seluruhnya terlindungi jaminan sosial.
Upaya sosialisasi ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan perlindungan pekerja rentan di wilayah Berau.
DPRD Berau melalui Komisi III Rahman menilai kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di kampung-kampung merupakan langkah penting dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal.
Menurutnya, manfaat jaminan sosial seperti Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian sangat dibutuhkan masyarakat desa, karena mayoritas pekerjaan memiliki risiko tinggi namun minim perlindungan sosial.
Anggota Fraksi PKS ini menegaskan bahwa program ini bukan hanya bantuan administratif, tetapi menjadi jaring pengaman ekonomi keluarga apabila terjadi risiko kerja yang tidak diinginkan.
Untuk itu, DPRD juga mendorong pemerintah daerah agar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terus diperluas hingga seluruh kampung di Kabupaten Berau.
“Perlunya kepesertaan yang dapat menjamin seluruh pekerja informal, agar jaminan sosial mereka tidak menjadi persoalan.”ujarnya beberapa waktu lalu.
Saat ini, perlindungan bagi ekosistem pemerintahan kampung dan pekerja rentan mulai didorong melalui kebijakan daerah serta dukungan pembiayaan dari dana kampung.
Meski demikian Menurut Rahman, semakin banyak masyarakat kampung yang terdaftar, maka semakin kuat pula perlindungan sosial dan stabilitas ekonomi masyarakat desa.
Division lain, edukasi menjadi faktor utama keberhasilan program BPJS Ketenagakerjaan. Banyak masyarakat desa yang belum memahami manfaat jangka panjang jaminan sosial, sehingga sosialisasi langsung ke kampung dinilai sangat efektif.
DPRD berharap kegiatan edukasi dan pemberian manfaat dapat dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin sadar pentingnya perlindungan kerja yang berjangka panjang.
Dengan ini DPRD Secara umum menegaskan dukungan terhadap program BPJS Ketenagakerjaan sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat kampung sampai tingkat Kabupaten.
Rahman optimistis, dengan perlindungan sosial yang merata, masyarakat desa tidak hanya terlindungi dari risiko kerja, tetapi juga memiliki kepastian ekonomi yang lebih baik bagi keluarga mereka di masa depan.-(*FJR/ADV)
















