ARAHNUSANTARA, BERAU (12/06/2026) – Maratua Music Festival (M2F) 2026 menghadirkan inovasi dalam pendataan pengunjung melalui penerapan sistem barcode yang terintegrasi dengan pengisian data diri secara daring.
Melalui mekanisme ini, setiap pengunjung yang hadir dapat melakukan pemindaian (scan) barcode yang tersedia di lokasi acara.
Selanjutnya, pengunjung akan diarahkan ke situs pengisian biodata, sehingga data kunjungan dapat tercatat secara real time.
Penerapan sistem tersebut tidak hanya bertujuan untuk validasi data, tetapi juga menjadi bagian dari strategi penyelenggara dalam memetakan jumlah kunjungan selama festival M2F berlangsung.
Event Organizer (EO) Mata Sanggam, Morten, menjelaskan bahwa sistem ini juga memberikan nilai tambah bagi pengunjung berupa peluang mendapatkan hadiah.
“Mekanisme ini sangat menarik, pengunjung cukup melakukan scan barcode yang tersedia di lokasi acara, kemudian mengisi data diri. Nantinya, data tersebut akan diundi di akhir sesi acara,” jelasnya.
Ia menambahkan, Maratua Music Festival 2026 akan digelar selama lima hari berturut-turut, mulai 30 Juni hingga 4 Juli 2026. Selama pelaksanaannya, kegiatan akan berlangsung penuh sepanjang hari (full day) dengan berbagai rangkaian acara yang telah disiapkan panitia.
Pihak penyelenggara berharap, melalui pelaksanaan festival ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Maratua dapat meningkat, baik dari dalam maupun luar daerah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong promosi pariwisata Berau hingga ke tingkat nasional dan mancanegara.-(*FJR)
















