Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaDPRDKaltimKesehatanPemerintahan

DPRD Berau Dukung Sidak Takjil Ramadan, Pastikan Makanan Layak Konsumsi Dengan Cara.?

65
×

DPRD Berau Dukung Sidak Takjil Ramadan, Pastikan Makanan Layak Konsumsi Dengan Cara.?

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: false; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 38;

ARAHNUSANTARA, BERAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda bersama Dinas Kesehatan Berau yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) takjil selama Ramadan.

Beberapa waktu lalu, kegiatan pengawasan tersebut dilakukan di kawasan Pasar Ramadan Masjid Agung, dengan menyasar sejumlah pedagang makanan berbuka puasa yang disinyalir berpotensi menggunakan bahan tambahan berbahaya.

banner 325x300

Pemeriksaan difokuskan pada produk pangan dengan ciri fisik mencurigakan, seperti warna mencolok maupun tekstur tidak wajar.

Dari hasil pengujian lapangan, seluruh sampel makanan dan minuman yang diperiksa dinyatakan negatif dari kandungan bahan berbahaya, seperti formalin dan boraks, sehingga aman dikonsumsi masyarakat.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi menilai sidak yang dilakukan BBPOM merupakan langkah strategis dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama menjalankan ibadah puasa.

Menurutnya, dengan meningkatnya aktivitas jual beli takjil setiap bulan Ramadan harus diimbangi dengan pengawasan ketat agar kesehatan masyarakat tetap terjamin.

Kehadiran pemerintah melalui pengujian langsung di lapangan dinilai mampu mencegah peredaran makanan yang mengandung zat berbahaya sejak dini.

Sumadi menegaskan bahwa pengawasan pangan bukan semata mencari pelanggaran, ini juga upaya edukasi bagi pelaku usaha agar menjaga kualitas bahan baku serta proses produksi makanan.

“Edukasi Pedagang dinilai penting, agar menjaga kualitas makanan ditengah banyaknya pedagang yang menjajakan dagangan mereka, maka dari itu dilakukannya pemeriksaan Oleh BPOM secara intens,”paparnya.

DPRD Berau secara lugas mendorong agar kegiatan serupa dilakukan secara rutin, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga pada momentum lain dengan tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi.

Selain pemeriksaan, edukasi kepada pedagang dinilai menjadi kunci agar pelaku UMKM kuliner memahami penggunaan bahan tambahan pangan yang aman dan sesuai standar kesehatan.

BACA JUGA:  Soroti Pengembangan Wisata Lokal, Perputaran Ekonomi Jadi Fokus Utama Disbudpar Berau

Tingkatkan Kepercayaan Konsumen
Dengan hasil uji takjil yang dinyatakan aman, DPRD berharap masyarakat dapat lebih tenang dalam membeli makanan berbuka puasa, sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap pelaku usaha lokal.

Wakil Ketua II ini juga mengajak seluruh pedagang untuk mempertahankan komitmen menjaga keamanan pangan, karena kualitas produk yang baik akan berdampak langsung pada keberlangsungan usaha mereka.-(*FJR/ADV)