ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB (03/06/2026) – Fenomena cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir memicu berbagai kejadian di wilayah perkotaan, salah satunya kebakaran permukiman di sejumlah titik di Tanjung Redeb.
Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Sebagai langkah pencegahan, warga diimbau untuk kembali mengaktifkan pos keamanan lingkungan (pos kamling) di masing-masing RT/RW.
Lurah Tanjung Redeb, Wahyu Susilo, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (02/06/2026), menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Dalam menanggapi situasi ini, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengaktifkan kembali pos kamling di lingkup masing-masing,” ujarnya.
Susilo menjelaskan, Kelurahan Tanjung Redeb memiliki jumlah RT yang cukup banyak, yakni 36 RT. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan pengawasan secara intensif di lapangan.
Meski demikian, pihak kelurahan berkomitmen untuk terus mendorong upaya pencegahan. Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk melakukan sosialisasi secara bertahap kepada masyarakat terkait pentingnya pos kamling.
Ia berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah di tingkat kelurahan dapat memperkuat sistem keamanan lingkungan, sehingga potensi kejadian seperti kebakaran maupun gangguan keamanan lainnya dapat dicegah secara lebih efektif dan terukur.-(*FJR)
















