Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaDPRDPariwisataPemerintahan

Wagub Kaltim Tutup Festival Bekudung Betiung, Dorong Tumbit Dayak Tembus KEN

131
×

Wagub Kaltim Tutup Festival Bekudung Betiung, Dorong Tumbit Dayak Tembus KEN

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB (01/07/2026) – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri sekaligus menutup Festival Budaya Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung beberapa waktu lalu.

Setibanya dari bandara, rombongan langsung menuju lokasi acara dan disambut tarian kreasi yang dibawakan Sanggar Seni Tumbit Dayak sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Timur dalam penutupan festival tersebut. Ia menilai, kehadiran pimpinan daerah tingkat provinsi menjadi bukti dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.

Gamalis juga berharap Festival Budaya Bekudung Betiung dapat terus dikembangkan hingga masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN). Menurutnya, hal itu akan membuka peluang lebih besar dalam menarik wisatawan serta memperkenalkan kekayaan budaya Dayak Berau di tingkat nasional.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa Festival Bekudung Betiung merupakan warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan bersama. Ia mengaku bangga terhadap Kampung Tumbit Dayak yang telah berusia 263 tahun dan tetap konsisten mempertahankan adat istiadat serta tradisi leluhur.

“Saya melihat tarian yang ditampilkan BENAR-BENAR mencerminkan kekayaan budaya Dayak. Para pemuda tampil gagah dan para penari perempuan tampil anggun. Ini menunjukkan budaya masih hidup dan dicintai generasi muda,” ujarnya.

Seno juga mengapresiasi masyarakat Tumbit Dayak yang dinilai memiliki sumber daya manusia yang semakin maju secara pendidikan, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sejalan dengan pelestarian budaya.

“Kalimantan Timur memiliki beragam suku dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. Kondisi ini menjadi modal penting dalam menumbuhkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di daerah,” pungkasnya.-(*F)

BACA JUGA:  Ciptakan Kampung Anti Korupsi. Kajari Berau Tegaskan Pengelolaan Anggaran Harus Tepat Sasaran