ARAHNUSANTARA, BERAU (30/06/2026) – Rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang berpotensi menambah angka pengangguran di Kabupaten Berau. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dinilai memiliki peran strategis dalam membuka peluang kerja baru, guna menjaga stabilitas sosial dan mendorong ketersediaan tenaga kerja.
Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan langkah antisipatif melalui pelaksanaan Job Fair 2026.
Kegiatan ini akan menjadi wadah bagi para pencari kerja untuk memperoleh informasi sekaligus kesempatan bekerja di berbagai perusahaan yang ada.
“Proses rekrutmen nantinya akan dilakukan secara terbuka melalui Job Fair. Untuk waktunya masih dalam tahap penjadwalan,” jelas Anang.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi peluang besar bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan, mengingat banyak perusahaan dari berbagai sektor akan berpartisipasi, seperti Pertambangan, perkebunan, jasa, dan kelautan.
“Peluang terbuka di sini, silakan datang dan mendaftar. Ada banyak pilihan perusahaan dari berbagai bidang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anang menyebutkan jumlah perusahaan yang terlibat diperkirakan cukup banyak dari taken lalu, sehingga peluang bagi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang dan kompetensi masing-masing semakin terbuka lebar.
Dengan adanya Job Fair ini, diharapkan mampu menekan angka pengangguran akibat dampak PHK massal, sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja di Bumi Batiwakkal.-(*F)
















