ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB – Realisasi bantuan alat tangkap bagi nelayan di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian DPRD Berau. Program yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan tersebut dinilai harus benar-benar terealisasi secara tepat dan merata di lapangan.(19/03/2026)
Anggota Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, menegaskan bahwa bantuan alat tangkap bukan sekadar program rutin, melainkan kebutuhan mendasar bagi nelayan dalam menunjang aktivitas melaut.
Menurutnya, keterlambatan maupun belum optimalnya penyaluran bantuan akan berdampak langsung terhadap produktivitas dan penghasilan nelayan.
“Bantuan alat tangkap ini harus benar-benar direalisasikan. Jangan hanya berhenti di perencanaan, tetapi harus sampai dan dirasakan langsung oleh nelayan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini pemerintah daerah melalui dinas terkait memang telah mengalokasikan berbagai bantuan, mulai dari alat tangkap hingga mesin perikanan untuk mendukung aktivitas nelayan. Namun, penyalurannya masih dilakukan secara bertahap dan belum menjangkau seluruh kelompok nelayan.
Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi catatan penting agar ke depan distribusi bantuan bisa lebih merata dan tepat sasaran, terutama bagi nelayan kecil yang sangat bergantung pada dukungan pemerintah.
Liliansyah juga menekankan bahwa bantuan alat tangkap terbukti mampu meningkatkan hasil tangkapan dan berdampak pada peningkatan ekonomi nelayan jika direalisasikan dengan baik.
“Kalau bantuan ini tepat sasaran dan tepat waktu, tentu akan sangat membantu nelayan dalam meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan mereka,” jelasnya.
Dirinya pun mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat proses realisasi bantuan, termasuk memastikan mekanisme pendataan penerima dilakukan secara transparan dan akurat.
Selain itu, ia meminta adanya pengawasan agar bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan oleh nelayan dan tidak disalahgunakan.
“Yang terpenting adalah bagaimana bantuan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh nelayan, sehingga benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat pesisir,” tutupnya. (FJR/ADV)
















