Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaDPRDKaltimPemerintahan

Program Kementerian Sentuh Keraton Sambaliung dan Museum Gunung Tabur

64
×

Program Kementerian Sentuh Keraton Sambaliung dan Museum Gunung Tabur

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: false; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35;

ARAHNUSANTARA, SAMBALIUNG (25/05/2026) – Implementasi program Kementerian Kebudayaan melalui aspirasi Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mulai direalisasikan hingga ke tingkat kabupaten.

Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah sasaran dalam program pemberdayaan budaya tersebut.

banner 325x300

Di Berau, bantuan disalurkan ke dua lokasi, yakni Keraton Sambaliung dan Museum Gunung Tabur. Bantuan berupa seperangkat alat musik tradisional, antara lain kolintang, jatung utang, gambus, gong, gendang, dan ketipung.

Mega, anggota Rumah Kesenian Batiwakkal (RKB) sekaligus tim lokal Hetifah, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendukung pelestarian seni budaya daerah melalui penyediaan sarana pendukung.

Menurutnya, RKB berperan sebagai perpanjangan tangan dalam mengusulkan kebutuhan alat kesenian di daerah, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Kemenparekraf melalui jalur aspirasi DPR RI.

“Program ini Adalah aspirasi Ibu Hetifah untuk mendukung pengembangan kesenian di seluruh wilayah Kalimantan Timur, termasuk di keraton dan museum sebagai pusat pelestarian budaya,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, peluang penambahan bantuan masih terbuka ke depan, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran pemerintah.

“Ke depan, kemungkinan bantuan akan terus ada. Namun, tentu disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” tambahnya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian budaya lokal, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan seni.

Selain itu, program tersebut juga menjadi indikator sinergi antara pemerintah pusat, wakil rakyat, dan komunitas seni dalam mendorong kemajuan kebudayaan di daerah.-(*FJR)

BACA JUGA:  Pengajuan Pahlawan Nasional, Sumadi: Kita Dukung Penuh Asalkan...