Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaDPRDPemerintahan

DPRD Berau Dukung Pengembangan Pupuk Lokal untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

58
×

DPRD Berau Dukung Pengembangan Pupuk Lokal untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, BERAU– Upaya mendorong kemandirian sektor pertanian melalui pengembangan pupuk lokal mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Berau. Inisiatif pengolahan pupuk berbahan lokal dinilai menjadi langkah strategis dalam membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk dari luar daerah.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyampaikan dukungannya terhadap berbagai inovasi yang dilakukan masyarakat maupun kelompok tani dalam mengembangkan pupuk lokal. Menurutnya, pengolahan pupuk mandiri dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menjawab kebutuhan petani yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan pasokan pupuk.

banner 325x300

Pengembangan pupuk secara mandiri juga Ada di beberapa titik Salah satunya Kelompok Tani (Poktan) kampung Kayu Indah, yang saat ini mengembangkan pupuk lokal Pourinka, Kehadiran pemerintah dalam memberikan dukungan yaitu fasilitas penunjang, seperti sumur bor, dan juga bahan baku pupuk.

Lanjut, ia menilai, jika pengolahan pupuk lokal dapat dikembangkan dengan baik dan memenuhi standar yang ditetapkan, maka keberadaannya akan sangat membantu sektor pertanian di Kabupaten Berau.

“Pengembangan pupuk lokal merupakan langkah yang sangat baik. Selain mendukung kemandirian petani, hal ini juga dapat membantu meningkatkan hasil pertanian di daerah,” ujar Sumadi.

Dirinya juga mendorong agar proses pengembangan pupuk lokal dapat terus didukung oleh pemerintah daerah melalui pendampingan, penelitian, serta pengujian laboratorium sehingga produk yang dihasilkan benar-benar memenuhi standar kualitas dan dapat digunakan secara luas oleh petani.

Menurutnya, keberhasilan pengolahan pupuk lokal tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil tani, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama kelompok tani yang terlibat langsung dalam proses produksinya.
Sumadi berharap sinergi antara kelompok tani, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya dapat terus diperkuat agar inovasi pupuk lokal di Kabupaten Berau dapat berkembang lebih optimal.

BACA JUGA:  "Ajang silaturahmi" Drag Race Halal Bihalal Dibuka Selama Dua Hari Oleh FOPP

“Jika dikelola secara serius dan berkelanjutan, pupuk lokal ini bisa menjadi salah satu solusi bagi kebutuhan petani sekaligus memperkuat sektor pertanian di Berau,” tutupnya.-(*FJR/ADV)