ARAHNUSANTARA, BERAU – DPRD Berau mendorong penataan sistem distribusi ikan melalui optimalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) agar lebih terstruktur dan memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi nelayan (15/03/2026).
Anggota Komisi II DPRD Berau Sutami menilai, selama ini distribusi hasil tangkapan masih belum tertata dengan baik karena banyak nelayan yang menjual ikan langsung ke pengepul tanpa melalui TPI.
Kondisi tersebut menyulitkan pemerintah dalam melakukan pengawasan produksi maupun stabilisasi harga di tingkat nelayan, untuk itu perlu adanya solusi kongkrit agar dapat menjaga kenaikan harga ikan sesering mungkin seperti mengadakan bazar ikan murah di TPI terdekat.
Menurutnya, keberadaan TPI seharusnya menjadi pusat distribusi satu pintu, sehingga alur pemasaran ikan lebih transparan, terkontrol, dan mampu meningkatkan posisi tawar nelayan di pasar.
Ia juga menegaskan, penataan distribusi ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan nelayan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikelola secara optimal.
DPRD pun mendorong Dinas Perikanan untuk memperkuat pengawasan serta menghadirkan inovasi dalam pengelolaan TPI, agar seluruh hasil tangkapan dapat terdata dengan baik dan sistem distribusi ikan di Berau menjadi lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan.(*FJR/ADV)
















