Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaKaltimPariwisataPemerintahan

Studi Tiru KTL, Berau Tunjukkan Arah Transformasi Ekonomi Berbasis Pariwisata

40
×

Studi Tiru KTL, Berau Tunjukkan Arah Transformasi Ekonomi Berbasis Pariwisata

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB (16/06/2026) – Kabupaten Berau kembali menegaskan posisinya sebagai daerah rujukan di Kalimantan. Selain menjadi tujuan studi tiru penerapan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), Berau juga memanfaatkan( kunjungan Pemerintah Kabupaten Balangan untuk memperkenalkan arah transformasi ekonomi berbasis pariwisata dan inovasi pembangunan.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, yang dipimpin Wakil Bupati Ahmad Fauzi bersama Kepala Dinas Perhubungan H. Musa dan jajaran melakukan kunjungan kerja ke Berau beberapa waktu lalu.

banner 325x300

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau.

Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari penerapan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) yang dinilai berhasil diterapkan di Kabupaten Berau. Namun, pertemuan tidak hanya membahas tata kelola lalu lintas, melainkan juga menjadi ajang berbagi strategi pembangunan daerah.

Bupati Berau Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Berau sebagai lokasi studi tiru. Menurutnya, kolaborasi antardaerah menjadi sarana penting untuk saling bertukar pengalaman dan mempercepat inovasi pelayanan publik.

“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi wadah berbagi pengalaman dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang perhubungan dan lalu lintas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih juga memaparkan arah pembangunan Berau yang kini berfokus pada penguatan sektor pariwisata sebagai penopang ekonomi masa depan. Sejumlah destinasi unggulan turut diperkenalkan, seperti Air Panas Pemapak, Telaga Biru, kawasan pesisir selatan, hingga Kecamatan Biduk-Biduk yang dikenal memiliki potensi wisata bahari.

Ia menjelaskan, di tengah tantangan efisiensi anggaran dan perlambatan sektor pertambangan, pemerintah daerah terus( mendorong transformasi ekonomi melalui sektor pariwisata dan pengembangan potensi unggulan lainnya.

“Pariwisata menjadi salah satu sektor yang terus kami dorong. Kepulauan Derawan merupakan Kawasan Strategis8 Pariwisata Nasional dengan daya tarik yang besar. Selain itu, Berau juga memiliki komoditas unggulan seperti kakao yang telah dipasarkan hingga ke luar daerah,”terangnya.

BACA JUGA:  Berau Mendesak Miliki Panti Sosial, Penanganan Warga Terlantar Belum Optimal

Di sisi lain, Kabupaten Balangan turut membagikan pengalaman yang dapat menjadi referensi bagi Berau. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Balangan H. Musa mengungkapkan pihaknya telah mengembangkan penerangan jalan umum (PJU) berbasis tenaga surya di sejumlah wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik.

Teknologi tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan keamanan masyarakat, terutama di kawasan perbatasan dan daerah dengan tingkat pencahayaan rendah.

“Kami berbagi pengalaman terkait pemanfaatan lampu tenaga surya untuk penerangan jalan umum. Semoga ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi Kabupaten Berau,” ujarnya.

Bupati Berau menyambut baik pertukaran gagasan tersebut dan menilai setiap inovasi daerah dapat diadaptasi sesuai kebutuhan lokal.

Kunjungan kerja ini ditutup dengan diskusi, penyerahan cendera mata, serta foto bersama sebagai simbol penguatan kerja sama antara Kabupaten Berau dan Kabupaten Balangan.

Melalui kegiatan ini, studi tiru tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang berbagi solusi. Di satu sisi, Balangan mempelajari penerapan KTL, sementara di sisi lain Berau menunjukkan komitmennya dalam bertransformasi dari ketergantungan sektor tambang menuju ekonomi berbasis pariwisata dan inovasi.-(*)