Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaPeristiwa

Si Jago Merah Ngamuk di Jalan Milono, Tiga Bangunan Ludes, 8 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

61
×

Si Jago Merah Ngamuk di Jalan Milono, Tiga Bangunan Ludes, 8 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB – (06/08/2026) Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Milono, Tanjung Redeb, Kamis (6/8/2026) pagi. Kobaran api yang sempat mengancam bangunan di sekitarnya berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau mengerahkan 10 unit armada beserta seluruh personel yang sedang bertugas untuk menangani peristiwa tersebut. Upaya pemadaman turut dibantu oleh TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), relawan pemadam kebakaran, serta warga sekitar.

banner 325x300

Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan respons cepat seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan dalam mencegah api meluas ke bangunan lain.

“Kami menurunkan 10 unit armada ke lokasi. Karena kejadian berlangsung pada jam aktif kerja, seluruh personel yang ada langsung kami kerahkan agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.

Meski api berhasil dikendalikan, tiga bangunan tidak dapat diselamatkan, terdiri atas dua unit toko dan satu rumah tinggal. Akibat kejadian ini, tiga kepala keluarga (KK) atau delapan jiwa kehilangan tempat tinggal.

Beruntung, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Rakhmadi menjelaskan, cepatnya penyebaran api di kawasan padat penduduk menjadi tantangan dalam proses pemadaman. Namun, sinergi lintas instansi dan partisipasi masyarakat mampu menahan laju api sebelum menjalar lebih luas.

Ia juga mengakui keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi kendala dalam penanganan kebakaran.

“Kendala utama tentu dari aspek peralatan yang masih belum memadai. Namun berkat kerja sama semua pihak, api berhasil dikendalikan,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, dan total kerugian material masih didata.–(*)

BACA JUGA:  Lindungi Habitat, DPRD Minta Motoris Batasi Manuver Speedboat Agar....