Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaKaltim

Jurnaling Class di Berau Ajak Muslimah Teguh Jaga Identitas di Era Digital

51
×

Jurnaling Class di Berau Ajak Muslimah Teguh Jaga Identitas di Era Digital

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, Tanjung Redeb (14/05/2026) – Di tengah derasnya arus teknologi dan pergeseran budaya, menjaga identitas diri menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi generasi muda muslimah. Menjawab hal tersebut, kegiatan bertajuk “Jurnaling Class: Modern Muslimah in a Filtered World” digelar di Summer Paradise, Tanjung Redeb, pada Minggu (10/05/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WITA ini diikuti oleh muslimah dari berbagai kalangan di Kabupaten Berau. Acara ini bertujuan mengajak peserta merefleksikan nilai-nilai keislaman melalui metode jurnaling atau menulis jurnal sebagai sarana pengembangan diri.

banner 325x300

Tema yang diangkat tidak sekadar menjadi slogan, melainkan ajakan nyata bagi perempuan muslim untuk tetap teguh dan autentik di tengah dunia digital yang sarat dengan pencitraan atau “filter” kehidupan.

Dalam kegiatan tersebut, panitia mengangkat keteladanan Asma binti Abu Bakar sebagai inspirasi utama. Sosok sahabat Nabi Muhammad SAW tersebut dikenal memiliki keteguhan prinsip, keberanian, serta konsistensi dalam menjaga nilai-nilai kebenaran di tengah tekanan zaman.

Melalui pemaparan materi, peserta diajak memahami bahwa identitas sebagai muslimah merupakan fondasi utama yang harus dijaga, meskipun lingkungan sekitar terus mengalami perubahan yang cepat.

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri, yakni Marifah, S.Si., S.Pd., yang menyampaikan materi terkait implementasi nilai spiritual dari kisah Asma binti Abu Bakar dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, Risky Mey Linda, S.S., membimbing peserta dalam teknik jurnaling sebagai sarana komunikasi diri yang efektif untuk menjaga kesehatan mental dan spiritual.

Tak hanya menerima materi, peserta juga langsung mempraktikkan teknik jurnaling. Melalui kegiatan ini, mereka diajak untuk memetakan pikiran, memperkuat visi hidup, serta menjaga konsistensi langkah agar tetap selaras dengan nilai-nilai keislaman.

Ketua Keperempuanan ITQON dalam sambutannya menegaskan pentingnya keteguhan identitas di era digital. Ia menyampaikan bahwa muslimah harus mampu menghadapi berbagai tantangan budaya tanpa kehilangan jati diri.

BACA JUGA:  Polres Berau Musnahkan 1,8 Kg Sabu, Ini Metode dan Caranya

“Di era dunia yang penuh distraksi ini, perempuan muslimah harus tetap teguh pada identitasnya, tidak mudah goyah oleh arus budaya yang melenakan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen para peserta untuk terus menjaga nilai-nilai kebaikan, baik dalam kehidupan nyata maupun di ruang digital.(*FJR)