ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB – Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau agar mampu “naik kelas” terus menjadi perhatian DPRD Berau.
Salah satu aspek yang dinilai krusial adalah pembenahan tampilan produk, khususnya dari sisi kemasan yang lebih modern dan kompetitif.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menegaskan bahwa produk UMKM lokal sebenarnya memiliki kualitas yang tidak kalah baik, namun masih perlu didukung dengan kemasan yang mampu menarik minat pasar yang lebih luas.
Menurutnya, di era persaingan saat ini, kemasan bukan hanya pelengkap, tetapi menjadi faktor utama dalam menentukan daya tarik sebuah produk di mata konsumen. (18/03/2026)
“Produk UMKM kita ini bagus dari sisi kualitas, tapi harus diakui masih banyak yang perlu dibenahi dari segi kemasan. Kalau ingin naik kelas, maka tampilan harus dibuat lebih modern dan profesional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kemasan yang baik akan membuka peluang produk lokal masuk ke pasar yang lebih besar, seperti ritel modern maupun marketplace nasional.
Hal ini sejalan dengan standar yang ditetapkan pasar, di mana kualitas produk harus diimbangi dengan tampilan yang menarik dan informatif seperti barcode sebagai akses informasi digital yang terhubung langsung pada kposisi pembuatan produk.
Rahman juga menekankan bahwa kesan pertama konsumen terhadap produk sangat ditentukan oleh kemasan. Bahkan, sebelum mengetahui rasa atau kualitas isi, pembeli cenderung menilai dari tampilan luar.
Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah melalui OPD teknis untuk lebih aktif memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, mulai dari desain kemasan, branding produk, hingga strategi pemasaran.
“Pendampingan ini penting agar UMKM kita tidak jalan sendiri. Harus ada pelatihan berkelanjutan, termasuk bagaimana membuat kemasan yang sesuai standar pasar modern,” jelasnya.
Selain itu, ia juga membuka peluang keterlibatan pihak swasta melalui program CSR untuk membantu penguatan UMKM, khususnya dalam peningkatan kualitas kemasan dan daya saing produk.
Rahman optimistis, jika aspek kemasan dapat dibenahi secara serius, maka produk UMKM Berau tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, tetapi juga berpeluang menembus pasar nasional bahkan internasional.
“Kalau kemasan sudah bagus, nilai jual pasti meningkat. Ini yang harus kita dorong bersama agar UMKM Berau benar-benar bisa naik kelas,” tutupnya.(FJR/ADV)
















