Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialBerauBeritaDPRD

DPRD Berau Soroti Terhentinya Penerbangan Berau–Maratua, Minta Evaluasi Serius

30
×

DPRD Berau Soroti Terhentinya Penerbangan Berau–Maratua, Minta Evaluasi Serius

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, BERAU (26/03/2026) – DPRD Berau menyoroti terhentinya operasional penerbangan Wings Air rute Berau–Maratua yang disinyalir akibat minimnya jumlah penumpang.

Padahal sebelumnya, rute tersebut diharapkan menjadi penguat konektivitas menuju Pulau Maratua yang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Berau. Penerbangan ini bahkan sempat digadang-gadang mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi pesisir.

banner 325x300

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Berau melalui Komisi III, Ichsan Rapi menilai penghentian rute ini harus menjadi bahan evaluasi bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun pihak maskapai.

Menurutnya, penumpang yang sepi tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan minat masyarakat, tetapi juga perlu dikaji dari sisi harga tiket, jadwal penerbangan, Rute layanan, hingga minimnya promosi wisata yang terintegrasi.

“Ini harus dievaluasi secara menyeluruh. Jangan sampai akses yang sudah dibuka justru berhenti karena tidak dikelola dengan baik,” tegasnya.

DPRD juga menilai, keberadaan jalur udara menuju Maratua sangat penting, mengingat wilayah tersebut merupakan kawasan kepulauan yang membutuhkan konektivitas cepat dan efisien.

Sebelumnya, rute ini dilayani pesawat ATR 72 dengan kapasitas sekitar 72 penumpang dan dijadwalkan terbang beberapa kali dalam sepekan.

Namun, jika tingkat keterisian penumpang tidak terpenuhi, operasional maskapai tentu menjadi tidak optimal.

Oleh karena itu, DPRD mendorong adanya langkah konkret dari pemerintah daerah, seperti memperkuat promosi pariwisata, menghadirkan event berskala nasional, hingga memberikan stimulus agar minat masyarakat dan wisatawan meningkat.

Selain itu, DPRD juga membuka opsi agar penerbangan perintis kembali dioptimalkan jika rute komersial belum mampu bertahan secara bisnis.

“Jangan sampai Maratua yang menjadi ikon wisata justru terkendala akses yang bertumpu Pada jalur laut saja. Ini harus jadi perhatian serius semua pihak,” pungkasnya.-(*FJR/ADV)

BACA JUGA:  DPRD Berau Minta Solusi Kongkrit Soal Portal Parkir Elektronik PSAD