ARAHNUSANTARA, BERAU – Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kecamatan Talisayan yang berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, mendapat perhatian serius dari DPRD Berau, khususnya menjelang libur Idulfitri (15/03/2026).
Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menilai bahwa posisi Talisayan sebagai daerah transit wisatawan merupakan peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Hal ini terlihat dari meningkatnya aktivitas pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga sektor jasa pariwisata yang ikut terdongkrak mendekati Lebaran.
Namun demikian, Rahman mengingatkan bahwa lonjakan wisatawan yang diprediksi terjadi saat libur Lebaran harus diantisipasi dengan langkah konkret, khususnya di wilayah pesisir yang menjadi destinasi favorit.
“Momentum libur Lebaran ini pasti akan meningkatkan jumlah kunjungan. Jangan sampai terjadi penumpukan pengunjung yang justru mengganggu kenyamanan dan keselamatan wisatawan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya penguatan pengelolaan destinasi wisata, mulai dari kesiapan infrastruktur, pengaturan arus pengunjung, hingga penyediaan fasilitas pendukung yang memadai.
Menurutnya, kawasan seperti Pesisir (Talisayan sampai Biduk-Biduk) perlu mendapatkan perhatian khusus karena menjadi magnet utama wisata pantai di Berau yang saat ini dimudahkan akses.
Rahman juga mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam memperkuat kelembagaan pariwisata, seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), agar mampu menjadi garda terdepan dalam pengelolaan destinasi. Selain itu, kolaborasi dengan pelaku UMKM dinilai penting agar dampak ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Penguatan SDM dan pengelolaan wisata harus berjalan beriringan. Jangan hanya ramai pengunjung, tetapi tidak diimbangi dengan pelayanan dan tata kelola yang baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia meminta agar pengawasan di lapangan ditingkatkan selama periode libur panjang, termasuk aspek keamanan, kebersihan, dan ketertiban kawasan wisata. Hal ini penting guna menjaga citra pariwisata Berau agar tetap nyaman dan layak dikunjungi.
Dengan langkah antisipatif tersebut, DPRD Berau berharap geliat pariwisata di Talisayan tidak hanya berdampak pada peningkatan kunjungan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi perekonomian daerah.(*FJR/ADV)
















