Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaPariwisataPemerintahan

Kabel Jaringan Putus, Gangguan Sinyal di Daerah Wisata Masih Terjadi, Tapi… 

120
×

Kabel Jaringan Putus, Gangguan Sinyal di Daerah Wisata Masih Terjadi, Tapi… 

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: false; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 38;

ARAHNUSANTARA, BERAU (11/05/2026) – Gangguan sinyal di wilayah Tanjung Batu, Kabupaten Berau, masih kerap terjadi dan berdampak pada konektivitas di kawasan wisata Pulau Derawan dan Maratua. Kondisi ini disebabkan oleh sejumlah faktor, mulai dari lonjakan penggunaan jaringan saat kunjungan wisata meningkat hingga kendala teknis dan cuaca.

Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) saat ini tengah melakukan upaya peningkatan bandwidth serta kapasitas jaringan guna menstabilkan kualitas sinyal di wilayah tersebut.

banner 325x300

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menjelaskan bahwa selain faktor cuaca dan tingginya trafik pengguna, gangguan juga dipicu oleh kerusakan infrastruktur jaringan.

“Gangguan yang terjadi merupakan masalah teknis atau cutoff, di mana kabel jaringan mengalami putus total akibat aktivitas alat berat yang beroperasi di salah satu wilayah Tanjung Batu,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, jaringan telekomunikasi yang melayani kawasan Derawan dan Maratua ikut terdampak dan mengalami penurunan kualitas tangkap sinyal.

Meski demikian, Didi menyebutkan bahwa kabel jaringan yang menjadi penopang utama masih dapat difungsikan, walaupun tidak bekerja secara optimal.

Pemerintah daerah pun terus berupaya melakukan perbaikan dan penguatan infrastruktur jaringan agar layanan komunikasi, khususnya di kawasan wisata unggulan Berau, dapat kembali stabil dan mendukung aktivitas masyarakat serta wisatawan.-(*FJR)

BACA JUGA:  Potensi Banjir, Anulir Acara Kampung demi kenyamanan masyarakat