Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaDPRDPemerintahan

Musrenbang Sambaliung, Usulan Masih Didominasi Penambahan juga Perbaikan Sarpras di wilayah Kampung

68
×

Musrenbang Sambaliung, Usulan Masih Didominasi Penambahan juga Perbaikan Sarpras di wilayah Kampung

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, SAMBALIUNG – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk wilayah empat kecamatan kota resmi dibuka di Kecamatan Sambaliung. Kegiatan berlangsung di pendopo kecamatan, Sabtu (07/02/2026).

Musrenbang tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, didampingi Wakil Ketua I DPRD Berau Subroto serta Sekretaris Daerah M. Said.

banner 325x300

Sebanyak 390 usulan dihimpun dari Kecamatan Sambaliung. Ratusan usulan itu selanjutnya akan dikerucutkan untuk menentukan program prioritas pembangunan.

Mayoritas usulan yang disampaikan para kepala kampung masih didominasi kebutuhan perbaikan maupun penambahan sarana dan prasarana dasar bagi masyarakat.

Dalam laporannya, Camat Sambaliung Ahmad Juhri menyampaikan bahwa wilayahnya merupakan salah satu sentra penghasil kakao terbesar di Kabupaten Berau, terutama di Kampung Suaran, Pilanjau, dan Pegat Bukur.

Karena itu, ia berharap adanya program pengawasan dan pendampingan secara berkala, mulai dari proses penanaman, panen hingga distribusi hasil produksi agar lebih tertata.

Menurutnya, langkah tersebut penting guna meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK) sekaligus mendorong kemandirian kampung dalam mengelola potensi daerah.

Di sela kegiatan, pemerintah daerah juga menyerahkan dana hibah bantuan untuk sejumlah gereja, masjid, dan pesantren di wilayah Kecamatan Sambaliung. Bantuan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap rumah ibadah dalam mendukung penguatan moral dan kehidupan beragama masyarakat.

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan bahwa daerahnya memiliki sumber daya alam yang melimpah dan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis ekonomi kreatif, salah satunya melalui pengembangan tenun dengan modifikasi motif khas Berau di wilayah Sukan. Program tersebut, kata dia, akan mendapat pengawasan serta pendampingan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag).

Bupati turut mengapresiasi 13 kampung yang dinilai telah menunjukkan kreativitas dalam membangun kemandirian ekonomi melalui penciptaan peluang UMKM dan kerja sama dengan perusahaan lewat program tanggung jawab sosial atau CSR.

BACA JUGA:  PMI Berau Tegaskan Prosedur Ketat Pemeriksaan Darah Pendonor

“Di tengah efisiensi yang ada, peran CSR perusahaan harus bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk membuka peluang dan menciptakan UMKM yang mandiri,” pungkasnya.-(*FJR)