Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaDPRDPemerintahan

Program KUR, Jadi Jaminan Pengembangan Usaha Jangka Panjang DPRD: Harus Ada Sosialisasi Terlebih Dahulu

121
×

Program KUR, Jadi Jaminan Pengembangan Usaha Jangka Panjang DPRD: Harus Ada Sosialisasi Terlebih Dahulu

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, BERAU – DPRD Kabupaten Berau melalui Komisi II, Agus Uriansyah, menyatakan dukungan terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dinilai menjadi solusi pembiayaan berkelanjutan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan usaha secara jangka panjang.

Program KUR yang disalurkan melalui perbankan ini memberikan akses permodalan kepada pelaku usaha dengan bunga rendah serta persyaratan yang lebih ringan dibandingkan kredit komersial pada umumnya. Skema tersebut dinilai mampu membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha tanpa terbebani biaya pinjaman tinggi.

banner 325x300

Agus menilai keberadaan KUR bukan sekadar bantuan modal sementara, tetapi merupakan instrumen ekonomi yang dapat menjadi jaminan keberlanjutan usaha masyarakat.

Menurutnya, banyak pelaku UMKM di Berau memiliki potensi berkembang, namun terkendala keterbatasan modal untuk meningkatkan produksi, memperluas pemasaran, maupun memperbaiki kualitas produk.

Dengan bunga rendah dan tenor yang fleksibel, program KUR dinilai memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk tumbuh secara bertahap dan stabil dalam jangka panjang.

Komisi II DPRD ini juga mendorong agar pelaku UMKM memanfaatkan fasilitas KUR secara produktif, bukan untuk kebutuhan konsumtif. Pemanfaatan modal yang tepat diyakini dapat meningkatkan daya saing usaha lokal sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Selain itu, pemerintah daerah dan perbankan dinilai perlu meningkatkan sosialisasi agar lebih banyak pelaku usaha memahami mekanisme pengajuan KUR serta manfaat yang dapat diperoleh.

“Harus adanya Sosialisasi terlebih dahulu, agar Kreditur memahami mekanisme yang ada,”jelasnya beberapa waktu lalu

Perwakilan Rakyat ini menilai keberhasilan program KUR tidak hanya bergantung pada penyaluran dana, tetapi juga pendampingan usaha yang berkelanjutan. Pelaku UMKM perlu dibekali manajemen keuangan, strategi pemasaran, hingga digitalisasi usaha agar pinjaman benar-benar menghasilkan pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA:  Wajah Baru Produk Lokal Berau, (Blue Economy) Branding Dari Visual Batiwakkal

Komisi II optimistis pemanfaatan KUR secara maksimal akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan sektor usaha lokal di Kabupaten Berau.

Agus berharap sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku UMKM terus diperkuat sehingga program KUR dapat menjadi fondasi pengembangan usaha masyarakat dalam jangka panjang dengan risiko pembiayaan yang tetap terkendali.-(*FJR/ADV)