ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB – Program ketahanan pangan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) terus menunjukkan progres positif di daerah.
Sesuai instruksi Bulog pusat, setiap daerah diwajibkan memiliki cadangan pangan dengan proyeksi stok minimal untuk memenuhi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan.
Salah satu komoditas strategis dalam upaya tersebut adalah beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Asisten Manajer Operasional Bulog Berau, Ade Anggoro, saat ditemui di Kantor Bulog Berau menjelaskan, saat ini stok beras SPHP yang tersimpan di Gudang Wilayah Rinding mencapai 1.127 ton. Sementara itu, stok beras premium tercatat sebanyak 51,2 ton.
“Dengan jumlah stok yang ada, kami pastikan kebutuhan beras masyarakat Berau dapat terpenuhi hingga tiga bulan ke depan, termasuk menghadapi bulan puasa,” ujarnya.
Ade menambahkan, beras tersebut akan didistribusikan secara bertahap ke sejumlah ritel lokal dan distributor yang telah ditetapkan. Ia optimistis proses distribusi akan berjalan lancar dan merata sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Dengan stok yang dimiliki Bulog Berau saat ini, kami optimistis distribusi beras SPHP dapat menjangkau masyarakat secara merata
Baik dengan Bazar Pangan Murah atau mekanisme distribusi lainnya,” tandasnya.-
(*FJR)
















