Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaPemerintahan

Peningkatan SDM, Aparatur Desa di Tuntut Transparansi Soal Anggaran

60
×

Peningkatan SDM, Aparatur Desa di Tuntut Transparansi Soal Anggaran

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: true; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 32768;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 32;

ARAHNUSANTARA, BERAU (20/10/2026) – Dalam upaya memperlancar pelaksanaan pembangunan kampung yang lebih transparan dan juga akuntabel, hari ini (20/10/2026) pemerintah Kabupaten Berau bersama kejaksaan negri Berau menggelar sosialisasi mengenai Penyuluhan Hukum dengan tema, “Jaksa Garda Desa”.

Kegiatan ini dihadiri oleh
Aparatur desa Se-Berau, dalam upaya memahami pentingnya pengelolaan anggaran yang masuk desa.

banner 325x300

Hal ini juga disampaikan langsung oleh wakil Bupati Berau, Gamalis. Dirinya menyampaikan aparatur harus mengikuti kegiatan dengan penuh keseriusan, hal ini untuk memahami tahapan penyelenggaraan anggaran dari pemerintah, terutama sistem pengelolaan dalam program pembangunan desa.

“Fokus untuk mengikuti tahapan dan penjelasan dari pemateri,”ujarnya.

Menurutnya pemahaman terkait pengelolaan anggaran menjadi penting untuk melihat arah pembangunan untuk kepentingan masyarakat.

Tambahnya, desa merupakan titik vital dalam membangun ekonomi sebuah daerah, apalagi pembangunan pasilitas umum dan pembangunan ketahanan pangan melalui bantuan subsidi bagi petani lokal.

Sehingga aparatur kampung (termasuk Kepala Kampung) di tuntut bijak dalam memutuskan pengelolaan anggaran agar tepat sasaran sesuai berlandaskan program Pemerintah Daerah.

Di akhir Gamalis Berharap dengan adanya sosialisasi ini, pengetahuan desa dalam mengelola dana akan lebih sistematis dan juga tidak adanya indikasi Korupsi secara tersirat dalam penerapannya.

“Tetap berhati-hati rekan sekalian, hal ini akan menjadi evaluasi kita bersama, dalam sistem tata kelola keuangan kampung.pungkasnya,”–(*F)

BACA JUGA:  Baturunan Parau, Jaga Identitas Lokal dengan Simbol Gotong Royong