Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaDPRDPemerintahan

Kolaborasi NGO dan Peneliti untuk Pemetaan Ekonomi Terbarukan di Kabupaten Berau, ini Pendapat DPRD

116
×

Kolaborasi NGO dan Peneliti untuk Pemetaan Ekonomi Terbarukan di Kabupaten Berau, ini Pendapat DPRD

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: false; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.43796295, 0.26180556);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 30;

ARAHNUSANTARA,BERAU – Upaya pemerintah daerah dalam memetakan potensi ekonomi baru di Kabupaten Berau mendapat dukungan dari DPRD Berau. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi non-pemerintah (NGO) lokal, serta kalangan peneliti dinilai menjadi langkah strategis dalam menyusun arah pembangunan ekonomi daerah ke depan.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Dinas Pangan yang membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk NGO dan akademisi. Menurutnya, proses kajian yang melibatkan banyak perspektif akan menghasilkan pemetaan potensi ekonomi yang lebih akurat dan berkelanjutan.

banner 325x300

Ia menilai, keterlibatan NGO dan peneliti sangat penting karena dapat memberikan masukan berbasis data dan kajian ilmiah sebelum program pembangunan benar-benar dijalankan.

“Kolaborasi ini sangat positif karena pemerintah tidak berjalan sendiri. Dengan melibatkan NGO lokal dan para peneliti, pemetaan potensi ekonomi daerah bisa dilakukan lebih komprehensif sebelum masuk ke tahap implementasi,” ujarnya.

Thamrin juga menekankan bahwa langkah penelitian dan pemetaan potensi daerah harus menjadi dasar dalam merancang kebijakan pembangunan ekonomi baru, terutama dalam menghadapi perubahan struktur ekonomi daerah.

Diketahui, pemerintah daerah melalui Dinas Pangan memang menginisiasi forum diskusi dan lokakarya yang melibatkan akademisi, NGO, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menggali potensi sektor pangan dan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Berau. Kegiatan ini bertujuan menemukan peluang baru sekaligus menjawab tantangan pembangunan ekonomi daerah di masa depan.

Menurut Thamrin, jika pemetaan potensi dilakukan secara matang, maka program pengembangan ekonomi terbarukan di Berau dapat berjalan lebih terarah serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana hasil kajian ini bisa menjadi dasar kebijakan pemerintah dalam mengembangkan sektor ekonomi baru yang berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

BACA JUGA:  Microsoft meluncurkan AI chatbot ke aplikasi Bing di iPhone dan Android