Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBerita

Kesadaran Kepemilikan SIM di Berau Masih Rendah, Pelajar Jadi Sorotan

68
×

Kesadaran Kepemilikan SIM di Berau Masih Rendah, Pelajar Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB – Tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Berau terhadap kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) masih menjadi perhatian aparat kepolisian. Hingga kini, masih banyak pengendara yang dinilai sudah mahir membawa kendaraan bermotor, namun belum mengantongi SIM sebagaimana diwajibkan dalam aturan lalu lintas.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Berau, AKP Rhondy Hermawan, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan masyarakat yang madani serta daerah yang maju.

banner 325x300

“Berau merupakan salah satu kabupaten dengan wilayah yang luas di Kalimantan Timur. Ciri masyarakat madani salah satunya adalah tertib berlalu lintas, seperti menggunakan helm dan memiliki SIM,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap pengendara kendaraan bermotor wajib memiliki SIM sebelum berkendara di jalan raya. Karena itu, pihaknya terus mengimbau masyarakat agar segera mengurus SIM dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Kalau belum punya SIM, maka harus membuat terlebih dahulu. Baru boleh membawa kendaraan. Setiap hari kami tetap melakukan peneguran, khususnya pada jam-jam pagi,” jelasnya.

AKP Rhondy menambahkan, kalangan pelajar menjadi salah satu fokus perhatian dalam kegiatan penertiban. Selain penggunaan helm, kepemilikan SIM juga menjadi prioritas. Meski demikian, terdapat syarat usia yang harus dipenuhi dalam proses pembuatan SIM.

“Untuk pelajar, syarat membuat SIM harus memiliki KTP. Artinya usia minimal 17 tahun, biasanya setara kelas dua atau tiga SMA. Prosedurnya tetap sama seperti pemohon lainnya,” terangnya.

Sebagai langkah meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini, Satlantas Polres Berau melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) juga terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi safety riding. Bahkan, ke depan direncanakan adanya layanan jemput bola ke sekolah-sekolah.

BACA JUGA:  Guru Ngaji, Ayah Tiri, Ayah Kandung, 3 Kasus Asusila Viral Kini Ditangani Polres Berau

“Kami rutin melaksanakan sosialisasi keselamatan berkendara kepada pelajar. Kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK harus diperhatikan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat Berau dalam berlalu lintas semakin meningkat, sejalan dengan cita-cita mewujudkan daerah yang tertib, aman, dan berbudaya.-(*)