Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaPemerintahan

Kegiatan Belajar Mengajar Selama Bulan Puasa, Berikut Jadwalnya

138
×

Kegiatan Belajar Mengajar Selama Bulan Puasa, Berikut Jadwalnya

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, BERAU – Berberapa waktu lalu Dinas Pendidikan Kabupaten Berau resmi menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yakni Nomor 2 Tahun 2026 No 400.1/857/SJ. Tentang pelaksanaan pembelajaran selama bulan suci Ramadan (Puasa) .

Informasi ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya para orang tua dan peserta didik, guna memastikan pola kegiatan belajar mengajar selama bulan puasa yang akan segera dijalani umat Islam.

banner 325x300

Dalam edaran tersebut disampaikan, peserta didik akan melaksanakan belajar mandiri di rumah mulai 18 hingga 21 Februari 2026. Setelah itu, kegiatan belajar efektif di sekolah kembali berlangsung pada 23 Februari sampai 14 Maret 2026.

Selama Ramadan, setiap satuan pendidikan diharapkan mengisi kegiatan dengan program yang mampu meningkatkan ketakwaan siswa. Di antaranya melalui aktivitas keagamaan, penguatan karakter kepemimpinan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara bagi peserta didik nonmuslim, sekolah diminta tetap memfasilitasi bimbingan rohani dan aktivitas sosial sebagai bentuk penyeimbangan program pembinaan selama bulan Ramadan.

Adapun pengaturan jam belajar turut mengalami penyesuaian. Untuk jenjang TK/PAUD, kegiatan belajar ditetapkan selama dua jam pelajaran. Sedangkan untuk SD hingga SMP, durasi setiap jam pelajaran menjadi 30 menit. Seluruh aktivitas pembelajaran dimulai pukul 08.00 Wita, dengan jam kepulangan menyesuaikan kebijakan masing-masing satuan pendidikan.

Pada bagian akhir edaran juga disampaikan jadwal libur Hari Raya Idulfitri, yakni mulai 16 hingga 27 Maret 2026. Kegiatan belajar mengajar akan kembali normal pada 30 Maret 2026.

Melalui kebijakan ini, diharapkan seluruh pihak, baik sekolah maupun orang tua, dapat berperan aktif dalam membimbing peserta didik serta memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.-(*FJR)

BACA JUGA:  Petani Berau Sampai saat ini Belum Menerima Kebijakan Subsidi Pupuk, Lita: Plasma Jadi Solusi Konkret