ARAHNUSANTARA, BERAU – DPRD Berau mendorong perbaikan sistem Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah perkotaan agar lebih terkoordinir antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Dorongan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya ketidakseimbangan penataan PJU di lapangan, di mana pada beberapa titik pemasangan lampu terlalu rapat, sementara di lokasi lain justru masih banyak lampu yang mati dan belum tertangani.
Anggota Komisi III DPRD Berau Ihsan Rapi menilai kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya koordinasi antar kedua OPD, baik dalam perencanaan, pendataan, maupun pengawasan di lapangan.
Ia menegaskan, ke depan diperlukan sistem kerja yang lebih terintegrasi, mulai dari perencanaan berbasis kebutuhan, sinkronisasi data titik PJU, hingga mekanisme pemeliharaan yang responsif terhadap laporan masyarakat.
“Perbaikan PJU harus dilakukan secara terkoordinir. Jangan sampai ada tumpang tindih pemasangan di satu sisi, sementara di sisi lain justru gelap karena lampu tidak berfungsi seperti di depan Rumah Jabatan itu,” ujarnya (11/03/2026)
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dan penanganan cepat terhadap lampu jalan yang mati. Mengingat PJU memiliki peran vital dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di malam hari.
Dengan adanya koordinasi yang lebih solid antara DPUPR dan Dishub, DPRD berharap penataan dan perbaikan PJU di Kabupaten Berau dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(*FJR/ADV)
















