Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaDPRDPemerintahan

DPRD Berau Dukung Pembuatan Film Raja Alam untuk Perkuat Wisata Sejarah Lokal

113
×

DPRD Berau Dukung Pembuatan Film Raja Alam untuk Perkuat Wisata Sejarah Lokal

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, BERAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menunjukkan dukungan kuat terhadap rencana pembuatan film “Raja Alam Sultan Alimuddin” yang menceritakan perjalanan tokoh bersejarah dari wilayah Berau.

Film ini dinilai bukan hanya sebagai karya seni, tetapi juga sebagai upaya strategis dalam mengembangkan wisata sejarah dan budaya di Bumi Batiwakkal.

banner 325x300

Komisi II DPRD Berau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan perwakilan pemerintah daerah, termasuk beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, serta elemen masyarakat terkait pada Selasa (24/02/2026).

RDP ini membahas secara teknis dan memberi dukungan terhadap pembuatan film sejarah tersebut, dan tentunya Ada pemaparan terkait sub cerita rakyat lokal tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Berau Rudi Manungsong mengatakan pembuatan film ini merupakan langkah konkret untuk memperkenalkan sejarah lokal kepada masyarakat yang lebih luas, terutama generasi muda.

Menurutnya, film dokumenter seperti ini dapat menjadi media menarik untuk mempromosikan identitas sejarah dan budaya Berau sekaligus memperkaya daya tarik wisata daerah.

“Pembuatan film ini adalah langkah yang baik dalam mengembangkan wisata sejarah. Harusnya Pemerintah Kabupaten dapat mendukungnya,” ujar Sumadi usai gelaran RDP.

Dirinya juga menegaskan komitmen DPRD untuk terus mengawal proses ini terutama pada pembahasan jumlah anggaran penerbitannya.

Rencana film tersebut diharapkan dapat menceritakan secara menarik juga terperinci tentang Raja Alam Sultan Alimuddin, salah satu tokoh sejarah penting di Berau yang dikenal sebagai pendiri dan pemimpin kesultanan yang pernah berpengaruh di wilayah ini.

Keberadaan kisah historis seperti ini menjadi aset budaya yang potensial untuk dikembangkan dalam membentuk wisata sejarah yang berbasis edukasi juga sebagai penguatan budaya lokal

Kehadiran Disbudpar dan Bapelitbang dalam RDP merupakan wujud sinergi antar lembaga dalam mematangkan perencanaan film agar tidak hanya informatif secara sejarah, tetapi juga layak tayang dan mampu menarik minat wisatawan. Baik Domestik maupun Internasional.

BACA JUGA:  Arema Berau Rayakan HUT ke-17, Dirangkai dengan Peringatan HUT RI ke-80 dan Berjalan Dengan Hikmat

Ketua Komisi II DPRD ini berharap film ini bisa menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata Berau, menarik lebih banyak pengunjung sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap sejarah lokal.

Perwakilan masyarakat dan juga kesultanan mengharapkan dukungan pemerintah daerah tidak hanya sebatas perencanaan tetapi juga tersedianya fasilitas pendukung, termasuk pendanaan dan akses vital lainnya, sehingga film ini benar-benar bisa terwujud dan memberi dampak positif terhadap perkembangan budaya dan wisata di Kabupaten Berau.-(*FJR/ADV)