Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaDPRDPemerintahan

DPRD Berau Dorong Pengembangan Tambak Udang Windu untuk Dongkrak PAD

115
×

DPRD Berau Dorong Pengembangan Tambak Udang Windu untuk Dongkrak PAD

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, BERAU – Rencana pengembangan tambak udang windu di Kampung Suaran mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Berau. Program yang digagas pemerintah tersebut dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan tambak udang windu yang direncanakan pemerintah daerah. Menurutnya, sektor perikanan budidaya memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama di wilayah pesisir Berau yang memiliki sumber daya alam melimpah.

banner 325x300

Gideon menilai, pengembangan tambak udang windu tidak hanya memberikan manfaat bagi para penambak, tetapi juga dapat menjadi salah satu sektor unggulan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Potensi tambak udang windu di Berau cukup besar. Jika dikelola dengan baik, ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, tetapi juga dapat menjadi sumber PAD baru bagi daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam pengembangan tambak, mulai dari aspek lingkungan, tata kelola kawasan, hingga dukungan infrastruktur. Dengan pengelolaan yang baik, sektor budidaya udang dinilai mampu menjadi komoditas unggulan yang berdaya saing.

Di Kabupaten Berau sendiri, beberapa wilayah pesisir seperti Pegat Batumbuk, Tabalar Muara, hingga Suaran memiliki potensi untuk pengembangan tambak udang windu yang ramah lingkungan.

Selain itu, secara nasional komoditas udang juga menjadi salah satu sektor perikanan yang terus didorong pengembangannya karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang pasar ekspor yang besar.

Gideon berharap program pengembangan tambak tersebut dapat melibatkan masyarakat lokal sebagai pelaku utama, sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan oleh masyarakat pesisir di Kabupaten Berau.

“Yang terpenting adalah bagaimana pengembangan ini mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat serta meningkatkan kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian daerah,” tutupnya.-(*FJR/ADV)

BACA JUGA:  DPRD Berau Soroti Larangan Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun