Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaDPRDPemerintahan

Anggota Komisi III DPRD Dorong Sistem Pengolahan Sampah Terstruktur untuk Tingkatkan PAD

127
×

Anggota Komisi III DPRD Dorong Sistem Pengolahan Sampah Terstruktur untuk Tingkatkan PAD

Sebarkan artikel ini

ARAHNUSANTARA, BERAU – Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, mendorong pemerintah daerah untuk membangun sistem pengolahan sampah yang terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Rahman, pengelolaan sampah tidak lagi bisa dilakukan secara konvensional, melainkan harus melalui beberapa mekanisme yang jelas mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan bernilai ekonomis.

banner 325x300

Ia menilai, langkah awal yang harus diperkuat adalah sistem pemilahan sampah dari sumbernya, baik di tingkat rumah tangga, pasar, maupun kawasan wisata. Dengan pemilahan yang baik, sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik dan logam memiliki nilai jual.

“Pengolahan sampah harus dilakukan berjenjang. Tidak bisa langsung dibuang ke TPA, tetapi harus melalui proses pemilahan dan pengolahan agar memiliki nilai ekonomi,” ujarnya (11/03/2026)

Rahman juga menekankan pentingnya pembangunan dan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di setiap wilayah. Sistem ini dinilai mampu mengurangi volume sampah sekaligus membuka peluang pendapatan dari hasil daur ulang.

Pengelolaan berbasis TPS3R sendiri telah terbukti mampu mendorong perubahan pola masyarakat serta menghasilkan nilai ekonomis dari sampah yang sebelumnya tidak termanfaatkan.

Selain itu, ia mendorong adanya kerja sama dengan pihak ketiga maupun perusahaan daerah dalam pengelolaan sampah. Skema kolaborasi ini dinilai penting untuk menghadirkan teknologi pengolahan yang lebih modern, termasuk peluang pengembangan waste to energy.

Upaya kerja sama konsorsium dalam pengolahan sampah sebelumnya juga dinilai efektif untuk menekan volume sampah sebelum masuk ke TPA serta meningkatkan efisiensi sistem pengelolaan.

“Kalau dikelola dengan sistem yang jelas dan melibatkan pihak ketiga, sampah ini bukan lagi beban, tetapi bisa menjadi sumber PAD bagi daerah,” tegasnya usai kegiatan RDP dan di temui awak media.

BACA JUGA:  Perkuat Komoditas Lokal, Roadmap Hirilisasi Sukses Digelar

Rahman berharap, dengan sistem pengolahan yang terintegrasi mulai dari hulu hingga hilir, Kabupaten Berau tidak hanya mampu mengatasi persoalan lingkungan, tetapi juga menjadikan sektor pengelolaan sampah sebagai potensi ekonomi baru yang berkelanjutan.(*FJR/ADV)