ARAHNUSANTARA, BERAU (02/05/2026) – Upaya pencegahan balap liar dan penggunaan knalpot brong di Kabupaten Berau tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum saja, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Fenomena balap liar yang kerap melibatkan remaja, serta penggunaan knalpot tidak standar yang menimbulkan kebisingan, dinilai menjadi persoalan bersama yang berdampak langsung terhadap ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Berau AKP Rhondy Hermawan menjelaskan pihaknya terus berupaya melakukan berbagai langkah, mulai dari edukasi hingga penindakan di lapangan.
Upaya ini dilakukan sebagai respons atas keresahan masyarakat sekaligus untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas akibat aksi ugal-ugalan di jalan raya.
Selain itu, melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026, Satlantas Polres Berau berhasil mengamankan sebanyak 50 kendaraan roda dua, dengan 49 di antaranya menggunakan knalpot brong. Hal ini menunjukkan bahwa pelanggaran tersebut masih menjadi dominasi di lapangan.
“Sejauh ini ada sekitar 50 kendaraan roda dua yang telah kami amankan. Hal ini menjawab keresahan masyarakat terkait seringnya kendaraan dengan suara bising melakukan balap liar di ruas jalan,”tegas Rhondy
Komitmen penertiban juga diperkuat melalui program “Berau Bebas Knalpot Brong” yang terus digencarkan melalui razia dan patroli rutin di sejumlah titik rawan, khususnya yang kerap dijadikan lokasi balap liar.
Meski demikian, aparat menilai pendekatan represif saja tidak cukup. Kesadaran masyarakat, terutama peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, menjadi kunci utama dalam mencegah keterlibatan generasi muda dalam aksi balap liar.
Dan, lingkungan sekitar juga diharapkan turut aktif melaporkan apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Dengan sinergi antara masyarakat, orang tua, dan aparat penegak hukum, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas yang lebih baik di Kabupaten Berau.
Upaya ini penting untuk menjaga keamanan, kenyamanan, serta keselamatan pengguna jalan secara menyeluruh.-(*FJR)
















