ARAHNUSANTARA, BERAU – DPRD Berau menyoroti belum maksimalnya pembangunan di Kecamatan Kelay. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menilai wilayah tersebut membutuhkan perhatian khusus mengingat potensinya sebagai salah satu daerah penghasil komoditas unggulan Kabupaten Berau, yakni kelapa sawit.
Menurut Gideon, akses infrastruktur menjadi kebutuhan mendasar dalam menunjang keberlangsungan roda perekonomian masyarakat, termasuk akses jalan menuju sejumlah kampung yang hingga kini masih banyak dikeluhkan warga.
“Persoalan akses jalan ini sangat penting. Tanpa infrastruktur yang memadai, aktivitas ekonomi masyarakat tentu akan terhambat,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, berbagai persoalan tersebut mencuat saat dirinya melaksanakan reses di daerah pemilihannya. Dari aspirasi yang dikumpulkan, beberapa kampung seperti Lesan dan sekitarnya masih membutuhkan perhatian serius dalam hal pembangunan infrastruktur dan layanan publik.
Gideon menegaskan, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk segera merealisasikan pembangunan yang merata di wilayah Kelay.
Selain infrastruktur jalan, kebutuhan layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan juga menjadi sorotan Gideon.
Ia mengungkapkan, jauhnya jarak tempuh masyarakat dari kampung menuju puskesmas kecamatan kerap menyebabkan lambannya penanganan pasien, terutama dalam kondisi darurat.
“Banyak masyarakat mengeluhkan akses kesehatan yang masih terbatas, dengan perjalanan yang cukup jauh. Ini berdampak pada lambannya pelayanan bagi pasien,” jelasnya.
Untuk itu, ia mendorong optimalisasi peran puskesmas pembantu (Pustu) agar mampu memberikan pertolongan pertama sebelum pasien dirujuk ke puskesmas kecamatan atau rumah sakit.
Gideon berharap percepatan pembangunan akses jalan serta fasilitas layanan publik di Kecamatan Kelay dapat segera terealisasi.
Menurutnya, selain memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar seperti kesehatan dan pendidikan juga akan lebih mudah diakses oleh warga Kelay.-(*FJR/ADV)
















