Scroll untuk baca artikel
Iklan 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerauBeritaPemerintahan

Muatan Lokal Bahasa Berau, Kadisdik: Terkait Teknis dan Sistem Masih Dalam Kajian

86
×

Muatan Lokal Bahasa Berau, Kadisdik: Terkait Teknis dan Sistem Masih Dalam Kajian

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: true; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 43;

ARAHNUSANTARA, TANJUNG REDEB- Hari Guru Nasional yang di adakan oleh PGRI Berau menarik perhatian, pasalnya di tengah acara yang sedang berlangsung, Bupati Berau dalam sambutannya menyatakan bahwa telah luncurkan Kamus Bahasa Berau atau Banua dalam bentuk Buku fisik.

Dengan adanya Kamus bahasa Banua ini, diharapkan dapat menjadi kurikulum baru yang dapat mewarnai dunia pendidikan di Kabupaten Berau.

banner 325x300
Rencananya pelajaran Bahasa Banua ini akan di masukan dalam Muatan Lokal dengan percontohan awal di lima sekolah, yang bertujuan untuk menjadikan bahasa asli Kabupaten Berau ini tidak hilang tergerus oleh waktu.

“Sebagai putri daerah, dan pemimpin Kabupaten Berau, saya berharap dengan adanya muatan lokal Bahasa Berau ini dapat mempertahankan bahasa daerah dan bertahan sampai masa yang akan datang.”ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Berau Mardiatul Idalisah menjelaskan dalam upaya penerapan mengenai muatan lokal baru ini, memiliki beberapa proses, diantaranya ada uji publik, dan dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Balai Bahasa untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada calon guru yang berjumlah 30 orang, dan bersama membuat formuula khusus dalam tahap sistem belajar juga materi dari Mulok Bahasa Berau ini.

Setelah semua persiapan selesai, Desember Mendatang akan dilakukan uji ke masyarakat, sebelum disosialisasikan ke sekolah percontohan yang ada.

“Dengan adanya Muatan lokal Bahasa Berau ini, kita yang umumnya masyarakat Berau ini, dapat mengetahui bagaimana baga Berau ini, untuk jangka pendeknya mulai dari dunia pendidikan dahulu.”jelasnya.-(FJR)

BACA JUGA:  Belum Selesai Terkait HET, SOP Pendistribusian Gas Melon Dinilai Amburadul